Melakukan Inventarisir lahan penggarap atau tanah garapan dan mendata siapa penggarapnya. Serta optimalisasi tanah yang tidak bermasalah dan yang bermasalah untuk dikembangkan. Menurut versi Lurah dan Ketua Kelompok Tani bahwa masyarakat banyak yang mengeluh karena berpendapat bahwa masyarakat telah lama menggarap dan merasa memiliki tanah tersebut. Kedepannya Pihak BPJS Ketenagakerjaan akan mengecek dan mengadu data legalitas serta plotingan tanah yang dibangun oleh pesantren AR Royan dan informasi dari lurah bahwa masih ada tanah di tengah-tengah lokasi kurang lebih sekitar 3,40 Hektar bahwa masyarakat sirna sari merasa masih memiliki dan tidak pernah merasa menjualnya.

Adanya investor untuk menyewa lahan tersebut yaitu :

  • Bapak Dim ingin menyewa lahan sirna sari untuk peternakan ayam.
  • Widodo Makmur bergerak di bidang peternakan sapi ingin menyewa lahan tersebut untuk menanam rumput untuk pakan sapi.
  • Lahan kopi.
  • Usaha existing adalah tanaman pisang yang telah digarap oleh masyarakat setempat.