bopen
Jamsostek

Jamsostek Tetap Pertahankan Penyertaan Modal di PT Bijak

JAKARTA (Pos Kota) – PT Jamsostek (Persero) tetap mempertahankan penyertaan modal langsung dalam bentuk kepemilikan saham di PT Binajasa Abadikarya (Bijak).

Direktur Utama PT Jamsostek Elvyn G. Masassya menjelaskan, proses transformasi Jamsostek menjadi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, tidak mengubah strategi invetasi mereka berupa penyertaan modal langsung dalam bentuk kepemilikan saham sebesar 99,9 persen di PT Bijak.

“Saya tegaskan bahwa PT Bijak bukan merupakan anak perusahaan PT Jamsostek. Jadi ketika nanti Jamsostek telah menjadi BPJS Ketenagakerjaan, penyertaan modal langsung yang ada di PT Bijak tetap bisa dipertahankan,” kata Elvyn.

Diungkapkannya, dana investasi yang digunakan untuk penyertaan modal langsung dalam bentuk kepemilikan saham PT Bijak tersebut, bersumber dari dana kelolaan peserta Jamsostek.

Adapun dana kelolaan peserta PT Jamsostek saat ini Rp 145 triliun, yang tersebar dalam berbagai bentuk portofolio investasi baik dalam bentuk saham, reksadana, obligasi, maupun penyertaan modal langsung seperti yang dilakukan perseroan dalam kepemilikan saham PT Bijak.

PT Bijak sendiri merupakan perusahaan yang bergerak di bidang manajemen jasa pengelolaan gedung dan penyedia tenaga kerja dalam negeri dan luar negeri yang didirikan pada tahun 1994.

Sebelumnya sempat beredar wacana bahwa Jamsostek harus melepas kepemilikan saham mereka di PT Bijak, seiring perubahan status dari perseroan menjadi badan hukum publik per tanggal 1 Januari 2014.

Wacana serupa juga harus dilakukan oleh PT Askes (Persero) yang akan bertransformasi menjadi BPJS Kesehatan, dimana Askes harus melepas kepemilikan saham mereka di PT Asuransi Jiwa InHealth Indonesia (InHealth).(Tri)

No Comments

Post a Comment


*